Archive

Archive for the ‘Anti-Smoking’ Category

Bebas Rokok

18 March 2010 Leave a comment

Bebas RokokPeraturan bebas rokok di Indonesia mungkin baru belakangan ini terdengar di masyarakat. Mungkin saja bermula dari peraturan di jakarta pada jaman bang Yos yang menetapkan bahwa di Jakarta dilarang merokok di tempat fasilitas umum. Walaupun akhirnya peraturan ini kalah dengan ketidak pedulian para perokok. Sangat disayangkan Indonesia yang penduduknya banyak, dan masih tergolong negara dengan perekonomian rakyatnya berada pada level menengah kebawah, ternyata jumlah perokoknya sangat banyak. Bahkan di Asean negara Indonesia berada diposisi pertama, pengguna rokok terbanyak. :pertamax Hebat, akhirnya ada pengakuan posisi nomor satu untuk Indonesia setelah korupsi berkurang, rokok naik peringkat. Entah selamat atau kasihan.

Read more…

Matematika Rokok

14 March 2010 Leave a comment

matematika rokokYuk kita main matematika rokok, iseng tapi serius. Namany juga matematika berarti yang kita mainin disini ya angka, klo ada embel-embel rokoknya berarti matematika tentang rokok. Ya iyalah. Walaupun iseng tapi ini nyata ada disekitar kita dan memiliki pengaruh yang besar buat sebagian orang, dan mungkin tidak terlalu disadari keadaannya. Lho kok begitu? Aneh, bingung, bikin pusing nih. Oke sama saya juga bingung. Berhubung yang mengerti hitung-hitungan ini seharusnya adalah para perokok, karena ini memang keseharian mereka. Hitungan yang ditulis di weblog rioap ini relatif dan tidak sama setiap orang, cuma perkiraan saja. Namanya juga iseng, tapi tetap serius. Tujuannya sih untuk menghitung berapa sih kira-kira pengeluaran untuk merokok itu. Read more…

Kenapa Rokok!?

11 March 2010 3 comments

The Real TerorristKenapa rokok begitu digemari di Indonesia? Sepertinya sudah menjadi budaya sejak nenek moyang sampai cucu cicitnya hari ini semakin banyak saja penerus perjuangan para perokok. Apa yang menyebabkan lintingan kertas terbakar itu bisa begitu nikmat disedot asapnya, bahkan pecandunya bisa menghirup asap kematian lebih sering dibandingkan dengan kebutuhan untuk makan dalam sehari. Tak jarang merokok dijadikan kebutuhan primer yang tidak bisa ditinggalkan sama sekali. Sampai saat ini masih belum menemukan logika kenikmatan kenapa rokok bisa begitu nikmat, padahal sudah banyak dokter dan ahli dibidang kesehatan memaparkan begitu banyak penyakit ataupun bahaya yang dihadapi para perokok tersebut. :gila:

Read more…