Home > Writing > Sejarah Berulang

Sejarah Berulang

Apakah sejarah berulang? Kembali terulang seperti waktu terdahulu. Dimana weblog rioap.com tidak ada artikel yang dipublish. Hanya terparkir nama RioAp.com di dunia jagat maya, diam tanpa diperbaharui. Hanya menyisakan posting terdahulu, yang tampaknya juga sudah lama. Apakah waktu terulang kembali seperti saat itu?

Apakah sejarah terulang, seperti saat dimana weblog rioap.com kehilangan tujuannya berada di jagat maya? Bagaikan kapal yang berlayar di lautan lepas, tanpa tujuan hanya terombang-ambing di tengah laut mengikuti arus dan arah angin. Bahkan weblog ini tampak seperti kapal laut yang berlayar tanpa layar, tanpa angin yang meniupnya untuk bergerak. Hanya menempatkan diri dilautan, agar mendapat sambutan orang di daratan sebagai kapal laut, walau tanpa tujuan. Apakah waktu akan terulang?

Sebaik-baiknya sejarah yang terulang, mungkin adalah kejadian baik di jaman dulu, kembali terjadi di saat terkini.

Setiap orang akan menulis sejarahnya masing-masing, setiap individu adalah pelaku sejarah ketika dia hidup. Begitu pula weblog rioap.com sejatinya menulis dan menjadi pelaku sejarah dimasanya, yaitu masa kini. Masa dimana author rioap masih mampu membaca peristiwa, merangkum, menuliskan serta membaginya di dunia maya.

Sejarah yang baik hanya berlaku pada orang-orang yang mampu berjalan pada sebuah fase, dan dia memberikan kebaikan di setiap fase yang dilewatinya. Bahkan sejarah yang terbaik disetiap fase adalah yang lebih baik dari fase yang telah lampau.

Akankah sejarah berulang pada rioap.com, akan terulang ketika menjadi website yang terapung tanpa tujuan di dunia maya? Ataukah mengulang kembali menjadi  website yang berdaya guna dengan membagi informasi pada khalayak maya?

Ketika sejarah berulang pada weblog rioap.com ini, seharusnya sejarah itu adalah sejarah yang memberikan kebaikan pada orang banyak, sehingga dengan begitu weblog ini kembali dapat menuliskan awal dari sejarah yang terbaik untuk masa yang akan datang. Lalu setiap kebaikan akan selalu berulang dan berulang menjadi lebih baik.

np : setelah dibaca-baca, benarkah penggunaan kata berulang, atau terulang? Ya sudahlah, yang penting pesannya ‘agak’ bisa dimengerti dan semangat untuk menulis.

source : image

 

Categories: Writing Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.