Kehilangan
Memiliki adalah hal yang biasa pada setiap manusia. Kepemilikan akan sebuah hal yang terdapat pada diri seorang manusia akan menjadi bagian dari kehidupan dan diri setiap insan. Seperti apa yang melekat pada tubuh seseorang, itulah miliknya. Apapun yang terjadi, orang akan menjaga yang telah menjadi miliknya. Rasa memiliki mungkin bisa dibilang adalah bawaan dari lahir. Tapi apakah sesuatu yang telah menjadi milik manusia bisa menghilang?
Milik manusia, yang melekat pada badannya yang dijaga dengan segala daya dan upaya bagaimanapun itu bisa hilang juga. Ibaratnya baju manusia yang biasa dipakai, misal nya bisa hilang ketika bajunya sedang dijemur setelah dicuci. Hilang entah karena tertiup angin terbang dan jatuh disuatu tempat, atau bisa jadi ada orang lain yang lewat mengambilnya diam-diam. Kehilangan sesuatu yang bersifat fisik sedikit banyak mempengaruhi kebiasaan dari manusia.
Akan menyebalkan memang ketika siapapun kehilangan sesuatu, apalagi sudah dimiliki lama. Apapun alasan hilangnya.
Oke jika anda pernah kehilangan, sebal karena rasa kehilangan. Ikhlaskan jika milik anda yang hilang itu tidak dapat kembali, lupakan segala keindahan, kenyamanan bersama milik anda yang hilang itu. :malus
Tetap ada juga kehilangan yang tidak berupa fisik, ini juga mengubah kebiasaan hidup manusia. Misalnya, kehilangan ingatan, lupa, pikun ataupun sejenisnya. Ingatan manusia bisa menghilang menjadi lupa atau pikun, biasanya ketika seseorang mencapai umur yang sepuh. Bahkan anehnya jaman sekarang banyak manusia yang masih muda belia tetapi sudah hilang ingatan. Ah sepertinya ini kehilangan yang disengaja. :hammer
Rasa kehilangan hanya akan ada jika kau pernah memilikinya. Kira-kira begitulah lirik dari sebuah lagu dari band letto. Mungkin jika tidak mau kehilangan, jangan memiliki. :cd:
*note : tulisan ini dibuat untuk memunculkan kembali semangat menulis yang mulai menghilang, dan juga menyemangati diri untuk kehilangan berat badan… :sup: